5 Tren Mobile Ecommerce yang Sebaiknya Anda Evaluasi

Mobile ecommerce

Tak bisa dipungkiri bahwa perkembangan teknologi mobile saat ini terus berkembang pesat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya inovasi yang muncul untuk semakin memudahkan penggunanya. Dengan teknologi internet yang ada kita bisa melakukan banyak hal, termasuk belanja online. Semua bisa dilakukan dengan cepat dan mudah hanya dengan menggunakan perangkat mobile (smartphone/tablet) tanpa harus pergi ke supermarket atau toko untuk berbelanja.

Menurut statistik terbaru, telah terjadi pergeseran dalam belanja online dari e-commerce menjadi ke arah m-commerce (mobile ecommerce). Hal ini dikarenakan tidak setiap waktu orang-orang selalu berada di depan layar monitor, tetapi selalu membawa gadget kemana pun mereka pergi. Oleh karena itu kita perlu mempelajari dan memahami bagaimana memanfaatkan perangkat mobile untuk mengikuti tren ecommerce saat ini.

1. Peranan Retailers

Ledakan di mobile ecommerce saat ini tidak lepas dari peran para retailer yang cerdas. Semakin canggih kampanye mobile marketing yang dilakukan, marketers bisa menargetkan pelanggan berdasarkan mobile data dengan presisi yang lebih baik dan meningkatkan relevansi. CRM dan marketing automation solutions juga meningkat dan semakin canggih beberapa tahun terakhir, memberikan perusahaan cara untuk menjangkau konsumen melalui inisiatif tertarget seperti kampanye iklan mobile.

Teknologi untuk mendukung mobile ecommerce juga telah ada. Sistem pembayaran mobile seperti Google Wallet dan Apple Pay akan semakin memudahkan konsumen melakukan transaksi. Penerapan NFC (Near Field Communication) pada perangkat iOS dan Android juga akan terus memacu pertumbuhan mobile ecommerce.

2. Penempatan Action

Para pengguna mobile mungkin sangat bervariatif dan merupakan gambaran yang luas dari pembeli, namun pola pembelian mereka bisa memberika wawasan yang penting bagi kita untuk membuat dan menempatkan Action yang tepat untuk mobile marketing.

3. Re-platforming dan wearables

Pada contoh infografis berikut ini Tapping Into Mobile Commerce 2014 [Infographic] http://www.rackspace.com/blog/tapping-into-mobile-commerce-2014-infographic/, menyoroti peningkatan penjualan yang datang dari re-platforming situs mobile-friendly kita ke native app. Wearables juga merupakan kategori baru yang sangat potensial untuk apparel retailers, brands barang olahraga, dan footwear. Penjualan diperkirakan mencapai $30.2 milyar pada 2018 dengan penjualan smart watch mencapai $12.5 milyar pada 2018!

4. Kategori populer untuk Mobile

Pada bulan Maret 2014, Marketing Chart study on economm spending, tiga pembelian teratas yang dilakukan menggunakan perangkat tablet, antara lain:

  • Apparel/aksesoris (47% dari pengguna)
  • Buku (45% dari pengguna)
  • Elektronik dan musik (41% dari masing-masing)

Untuk pengguna smartphones, pembelian yang sering dilakukan adalah:

  • Apparel/aksesoris (28%)
  • Elektronik (21%)
  • Musik (17%)

Dari data diatas sudah sangat jelas, bahwa mengembangkan atau meningkatkan pengalaman belanja online pada perangkat tablet harus menjadi prioritas utama jika bisnis kita adalah apparel dan aksesoris.

5. Ecommerce berbasis tablet mulai naik

Sekarang, mobile ecommerce bergeser dari smartphones ke tablets. Rata-rata pengguna tablet $329 per order pada tahun 2012, sementara rata-rata pengguna smartphone $250 per order. Secara keseluruhan, kebiasaan belanja juga mencerminkan peningkatan baik pada ukuran order dan volume hampir $14 milyar menghabiskan belanja dari tablet dengan $9.9 milyar menghabiskan dari smartphones.

Hal ini masuk akal karena layar yang lebih besar akan memberikan rasa nyaman bagi pengguna. Sebagai retailer, kita harus tetap memaksimalkan upaya mobile marketing, tetapi juga meningkatkan pengalaman belanja untuk pengguna tablet.

Itulah 5 tren mobile ecommerce yang harus kamu tahu dan pahami dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *