4 Poin Mobile Marketing yang Harus Diketahui Setiap Pebisnis

Image credit: Shutterstock | Entrepreneur

Kapan terakhir kali kamu melihat seseorang tanpa telepon genggam di tangannya? Atau minimal di sekitarnya? Pasti jarang bukan? Dalam era serba mobile seperti saat ini, mobile marketing memudahkan pelangganmu untuk mengakses semua informasi brandmu dengan mudah, kapan saja, di mana saja. Melalui telepon genggam/smartphone, mereka layaknya memiliki online access point yang portable setiap saat.

Penting untuk mengetahui seberapa banyak pelangganmu yang berinteraksi dengan brandmu via perangkat mobile sehingga kamu bisa memprioritaskan strategi mobile marketing dengan keseluruhan strategi marketing mix. Salah satu cara paling mudah untuk mengecek traffic mobile adalah dengan login di akun Google Analytics. Setelah masuk ke dashboard, pilih Audience > Overview > Mobile > Overview. Kamu akan melihat presentase visitor yang mengakses websitemu melalui desktop computer, mobile (smartphone), dan tablet.

Kamu juga bisa mengetahui hasil yang lebih spesifik pada perangkat mobile yang digunakan visitor mobilemu. Pilih Go to Audience > Overview > Mobile > Devices untuk melihat daftar perangkat yang digunakan dan presentase dari yang digunakan masing-masing oleh pengunjung mobile. Data ini sangat penting jika kamu ingin memutuskan untuk membuat aplikasi mobile untuk bisnismu karena kamu akan mengetahui platform mana yang akan lebih mengena ke audiensmu. Sebelum itu sebaiknya kamu perhatikan 4 poin penting dalam Mobile Marketing berikut ini:

  1. Membuat website yang mobile friendly

Karena ukuran perangkat yang kecil (biasanya smartphone), pelanggan berekspektasi untuk memiliki pengalaman online yang sama seperti saat berselancar menggunakan desktop. Cara paling mudah untuk memenuhinya adalah dengan membuat websitemu memiliki desain yang responsif, sehingga tampilan situsmu akan disesuaikan menurut perangkat yang digunakan. Dengan begini desain situs akan dibuat fit dengan perangkat, tapi kontennya tetap sama.

  1. Apa yang harus diketahui tentang pencarian melalui mobile

Salah satu aktivitas yang dilakukan menggunakan smartphone dan tablet adalah mengakses mesin pencari atau melakukan pencarian secara online. Sama seperti di desktop, situs utama dalam pencarian mobile adalah Google, dengan begitu kamu tentu akan memanfaatkan segala cara untuk bisa bekerjasama dengan mereka.

  • Jika kamu memiliki bisnis lokal dengan lokasi fisikal, berikan perhatian penuh pada local business listingmu dalam Google Places. Ketika pengguna mobile sedang mencari bisnis lokal, Google akan menyajikan Maps listing yang berada di sekitar lokasi pencarian. Bangun listingmu sekredibel mungkin dengan menambahkan foto, video, deskripsi lengkat, jam operasional, dan detail lainnya yang memungkinkan. Ini adalah cara termudah untuk bisa ditemukan oleh pencari lokal.
  • Kamu harus tahu bahwa Google akan merekomendasikan pilihan website yang berdesain responsif dan mengirim pengguna mobile itu ke situs yang webnya sudah responsif, situs yang menggunakan desain web yang dinamis (konten dan desain yang berbeda untuk situs mobile), dan situs-situs yang memiliki situs mobile yang terpisah.
  • Iklan di hasil pencarian mobile adalah cara yang baik jika ingin mudah ditemukan. Jika kamu sudah menggunakan AdWords advertising, kamu sedang melakukan mobile advertising. Kamu bisa memilih untuk meminimalisir mobile ads atau menggunakannya secara eksklusif.

Mengetahui semua hal tentang status mobilemu akan membantu dalam menentukan prioritas. Memiliki website yang mobile friendly akan membuat iklan di hasil pencarian mobile bekerja dengan optimal.

  1. Melakukan integrasi dari pesan teks ke online marketing

Salah satu tools yang paling kuat dari mobile marketing adalah pesan teks/sms. Salah satu cara untuk memadukan sms dengan online marketing adalah dengan menggunakan usaha online sebagai cara untuk mendapat opt-ins untuk daftar SMS. Kamu bisa menggunakan pesan singkat atau sms untuk menggapai audiens selain inbox email mereka yang penuh sesak oleh penawaran atau promosi.

Setelah kamu membangun daftar dari subscribers opt-ins dengan membuat beberapa alasan agar mereka sign up, kirimkan pesan singkat ke daftar tadi dengan isi beberapa informasi yang bisa kamu janjikan jika mereka menjadi pelangganmu. Berikut ini ada beberapa ide konten pesan singkat:

  • Tips singkat atau strategi yang bermanfaat bagi audiens
  • Kupon mobile
  • Pengingat untuk Webinar atau event yang akan diselenggarakan
  • Pengumuman dari produk baru yang dirilis
  • Acara meetup pada event tertentu
  1. Perlukah membangun aplikasi mobile?

Mungkin terlihat sangat menggiurkan saat melihat versi aplikasi mobile dari bisnismu, namun mengingat urusan finansial dan investasi waktu yang ada, solusi cerdasnya adalah dengan mempertimbangkannya terlebuh dahulu apakah aplikasi mobile adalah pilihan yang tepat untuk bisnismu. Faktor utama yang sangat penting dari keputusan ini adalah apakah aplikasi itu akan sering dipakai oleh pelangganmu? Karena biasanya orang hanya akan mendownload aplikasi ke dalam smartphone mereka jika dirasa akan sering digunakan. Jika tidak, mereka pasti akan segera menghapusnya.

Jika aplikasi mobile yang ada dipikiranmu hanya bertujuan untuk memberitahukan pelanggan tentang bisnismu, memberitahukan mereka tentang lokasi dan jam operasional, daftar produk atau servis yang tersedia, dan memberikan penawaran spesial pada mereka, maka sesungguhnya kamu tidak membutuhkan aplikasi. Kamu hanya perlu sebuah website yang mobile friendly.

Setelah mengetahui keempat poin di atas, baru kamu bisa memutuskan langkah tepat selanjutnya untuk bisa memaksimalkan mobile marketing bagi bisnismu. Jika kamu sudah siap membuka toko online, jangan lupa kunjungi Jejualan setelah ini ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *